Pusing…

Banyak orang di jaman sekarang yang tidak memperhitungkan apa akibat yang telah ia lakukan di kemudian hari (hari akhir), untung kalau apa yang kita lakukan bernilai ibadah atau pahala, tapai kalau sebaliknya? kita kadang menyia-nyiakan waktu yang Allah berikan kepada kita. Kalau begitu, Kalau terus melakukan aktivitas yang artinya tidak menyia-nyiakan waktu, kapan dong kita istirahatnya?

Allah juga kan berfirman yang intinya adalah tidak mendolimi diri kita sendiri, yang artinya bagaimana waktu tersebut termanage/teratur dengan baik dengan melakukan aktivitas yang diperintahkan-Nya dan bagaimana istirahat kita bernilai ibadah.

Kita adalah calon-calon penguni surga, karena nenek moyang kita dari surga, keculai yang menganut teori darwin, kalau saya sih masih keturunan adam yang dulunya dari surga kemudian diusir ke dunia, dan saya harus kembali ke sana.

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman. (Q.S Al A’raaf 7 : 27)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s