Dunia dan Produk di Dalamnya

Tidak bisa dipungkiri bahwa dunia ini adalah bagian dari hidup kita. Bermacam-macam produk berada didalamnya, baik itu produk yang akan menghantarkan kita selamat dunia saja, produk yang akan menghantarkan keselamatan dunia dan akhirat, dan ada juga produk yang akan menghantarkan kita menuju kecelakaan di dunia dan akhirat. Semua produk dapat dilih sesuai dengan selera hati nurani, kaimanan, keyakinan dan ego yang tumbuh dalam diri masing-masing individu. Ada produk yang bagus tetapi dibugkus oleh sesuatu yang kurang atau bahkan jelek, ada juga produk yang jelek tetapi dibungkus oleh bungkusan yang menarik sehingga memikat untuk di konsumsi atau sedikit dicicipi.

Setiap detik kita disuguhi oleh bermacam-macam produk, baik itu dari dalam ataupun luar negeri. Dengan adanya era globalisasi, seseorang dengan mudah dapat menerima produk luar negeri baik itu yang bersifat posititf atau negatif, lihat saja pengguna inernet yang mengakses .uk, .my, .ru dan .com. Dari dalam negeri sendiri disuguhkan bermacam-macam produk malalui meida televisi, baik itu yang bersifat edukatif, diskriminatif, bahkan sampai moralitas dan kriminhalitas tersuguh bahkan tiap detik ke hadapan kita dan keluarga kita.

Banyak sekali orang-orang yang prihatin dengan produk-produk yang bersifat merusak, baik itu dari dalam atau dari luar negeri. Diantaranya mereka melakukan filerisasi budaya, dengan kajian-kajian keagamaan, bimbingan keluarga, me-menej program TV, firewall internet untuk akses ke beberapa situs, dan banyak lagi cara yang lainnya. Itu semua tidak bisa terwujud jika dalam diri individunya masing-masing belum mempunyai rasa sadar, naluri, fitrah dan keimanan atas penggenggam alam ini.

Sebagai Umat Islam yang mempunyai uswah bagaimana me-menej kehidupan ini, yaitu Muhammad SAW, dengan berpegang pada ajaran yang Allah turunkan, Bagaimana Rosul sukses dalam menata kehidupan diri pribadinya, keluarganya dan masyaraktanya yang madani (Madinah).

Tanyakan kepada diri kita sendiri, siapa idola kita sekarang untuk menata hidup ini agar sukses bukan hanya di dunia saja, tetapi di akhirat. Dan apa pegangan hidup kita selama ini? Apakah ketika bangun tidur kita langsung mencari surat kabar hari ini atau menyalakan TV?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s