Document Root

<?php
/*
Melihat document root di server kita
dengan menggunakan fungsi dan sedikit rumit
*/
function get_document_root(){
    if (isset($_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’])){
        $doc_root = $_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’];
    } else {
        $script = $_SERVER[‘PHP_SELF’];
        $full_path = $_SERVER[‘ORIG_PATH_TRANSLATED’];
        $fp_parts = split(‘\\\\’, $full_path);
        // ganti semua karakter \ menjadi /
        $full_path = implode(‘/’, $fp_part);
        $script_start = strpos($full_path, $script);
        $doc_root = substr($full_path, 0, $script_start);
    }
    return $doc_root;
}
// tampilkan document root
echo get_document_root();

/*
Sebenarnya dengan menggunakan blok if pertama diatas, kita akan mendapatkan document root yang kita inginkan, tapi jika kosong, maka kita bisa memaksa dengan menggunakan blok else berikutnya. Coba lihat script dibawah ini.
*/
$doc_root = getenv(“DOCUMENT_ROOT”);
echo $doc_root;
?>

Reference:
– Menggunakan PHP 5.1.4
– Apache 2.0.59

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s