Ramadhan Inside

Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga amal ibadah kita baik yang sudah, yang sedang ataupun yang akan datang diterima oleh-Nya. Juga tidak ada kata terlambat untuk minta maaf kepada temen-temen seperjuangan, temen-temen di kantor, temen-temen di kampus, temen-temen yang sudah meninggalkanku entah kemana, keluarga, sanak kerabat, tetangga dan orang-orang yang mengenal aku dan belum mengenal aku.

Bagi sebagian orang, bulan ramadhan ini adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu karena mengharap pahala-pahala didalamnya, dan mungkin tidak bagi sebagian orang.

Setiap orang punya motivasi, target dan tujuan masing-masing dalam bulan ini. Begitupun dalam hal persiapan, pemerintah dibantu oleh pamong prajanya sibuk membereskan tempat-tempat yang dianggap akan mengganggu ketertiban selama ramadhan, para ibu siap dengan pengeluaran anggaran yang mungkin akan lebih dari bulan-bulan lainnya, tidak ketinggalan anak-anak yang siap memakai baju barunya, juga para pedagang siap-siap untuk meraup keuntungan yang melimpah dari penjulan bulan ini.

Kayanya tiap tahun seperti itu suasana ramadhan, harga naik, penutupan tempat-tempat prostitusi yang kemudian setelah bulan puasa kembali dibuka, jam kerja pegawai negeri dikurangi, mesjid-mesjid menjadi penuh pada bulan ini saja ini yang positif, apalagi yah? padahal kalau kita baca dalam sejarah, justru bulan ramadhan bulan dimana kemenangan perang badar, futuh mekah, didikan siang dan malam kepada para sahabat oleh rosul.

Bagi kita yang mengetahi keutamaan2 nya, pasti tidak akan menyia-nyakannya. Bagi mereka yang belum berkenalan dengan apa itu ramadhan dan apa2 fadilahnya, cepetan, keburu habis….

Terus apa target, motivasi dan tujuan kita dibulan puasa ini? Tamat baca quran, tamat baca komik, lebih mendekatkan diri kepada-Nya, lebih mendekatkan diri kepada bantal atau hanya memindahan waktu makan dan minum dari siang ke malam?

Iklan

7 pemikiran pada “Ramadhan Inside

  1. Dian

    Saya pengen cepet lulus, makanya minta bantuan ma pono. Target yang lain mungkin perbaikan kelakuan dian yang masih ke kanak-kanakan. Betul ga?
    Sekarang harus berubah….

  2. kayak satria baja hitam aja pake berubah … xixi

    BTW met menjalankan ibadah puasa … kade kangpono ah ulah nyemen … nyiar² pikabitaeun mun sok ayanu nyemen teh ,,, hehe

  3. # To nengyuke :
    Saya juga ga tau apa itu nyemen, kalau ga salah ga ada di kamus bahasa Garut yang namanya nyemen, atau mungkin saja kamus bahasa garutnya udah di revisi ma aRai.

    # To aRai :
    Jelasin dong apa yang dimaksud dengan nyemen he he, kita-kita pada nungguin nih definisinya. Oh iya selamat menunaikan ibadah puasa juga to aRai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s