Menuju Era Teknologi dan Digitalisasi

digital.jpgEra digital berkembang ditandai dengan munculnya tiga teknologi, yaitu: komputer, komunikasi dan multimedia. Dengan perkembangan konvergensi ketiga teknologi telah membuat muatan informasi atau pesan dalam komunikasi tidak lagi hanya berupa teks, angka, gambar saja Melainkan dapat berupa suara, atau bahkan berupa gambar yang bergerak (film, video) tak ubahnya menikmati siaran langsung seperti melalui stasiun radio, siaran televisi, internet atau media lainnya. Begitu pula dengan pengarsipan sudah berbasis digital.

Bill Gates menyatakan bahwa seluruh dunia kini akan memasuki era digital tahap selanjutnya dimana seluruh dunia akan terhubung satu sama lain, berinteraksi dengan perangkat melalui komunikasi dan sentuhan. (dikutip dari okezone.com 10/01/08).

Pertanyaannya adalah “Apakah Indonesia sudah siap?”, jika kita melihat dari kemajuan perkembangan internet di negara ini lumayan menggembirakan, tercatat pada tahun 2007 penetrasi internet naik menjadi 40%, pembelian produk IT 50% dari tahun sebelumnya. Menjamurnya ISP (Internet Service Provider) yang menawarkan harga relatif murah, semakin maraknya blogger-bloger Indonesia menambah besar bursa perhelatan teknologi informasi dan digitalisasi di Indonesia. Tahun-tahun sebelumnya juga bermunculan e-goverment, e-banking, e-commerce, e-travel, e-library dan e- e- yang lainnya.

Kalau saya liat dari segi SDM Indonesia banyak yang melek IT dan hubungannya. Masalahnya sebagian besar masyarakat belum paham IT dan terkadang menjadi korban Teknologi Informasi Digitalisasi ini. Coba aja lihat, kita baru nyadar telah dibohongi oleh operator seluler dengan menetapkan harga jauh dari regulasi pemerintah yang menetapkan SMS cuma Rp.76 perak. Belum lagi membengkaknya pajak untuk barang-barang elektronik yang masuk ke Indonesia di bandingkan dengan negara lain, regulasi hukum di bidang cyber/internet yang belum ada ujungnya. Intinya pemerintah sangat memegang peran penting dalam hal ini.

Apakah kita hanya menjadi penonton dalam perhelatan ini? atau menjadi pemain piguran? atau peran utama yang mengendalikan dunia (menguasai dunia) seperti Bill Gates dengan Produk Microsoftnya? atau hanya menjadi komentator seperti sayah tea he he..? Kita juga harus melihat dampak dari teknologi ini (social informatics), jangan sampai melek internet lupa segalanya, sinetron menjadi kewajiban/rutinitas tontonan tiap malam. Manfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup kita, menjadi penyelamat dunia dan akhirat. AMIN…

Iklan

11 pemikiran pada “Menuju Era Teknologi dan Digitalisasi

  1. ricohsanusi

    soal tarif sms, bukan masyarakat ga tahu. tapi karena posisi masyarakat sebagai konsumen mang ga bisa ngapa2in. harusnya dalam hal ini pemerintah yg kudu cepat bertindak. sebagai regulator, harusnya pemerintah langsung aja kasih punishment ke mereka. nah, baru akhir2 ini aja kan dugaan kartel diusut oleh kppu setelah sebelumnya dugaan monopoli singtel..

  2. Salam dari Bekasi,

    Bicara teknologi di indonesia fenomenal, siap tidak siap harus siap , apalagi sulit dibedakan antara teknologi komputer, handphone dan fotografi sehingga semuanya terakses dan masyarakat kita rupanya sedang belajar dengan kemudahan teknologi ini tinggal bagaimana menata biar kita tidak sekedar customer saja tapi bisa jadi producer yang katanya para ahli IT dan karya cipta teknologi kita sebenarnya hebat tapi kurang perlindungan dari pemerintah sehingga bablas kalah dengan monopoli teknologi barat, plus frustasi sehingga wajar konsumen kita dibohongi karena tidak tahu dan tenaga ahli kita pada kabur ke luar negeri karena tidak tersalurkan. Nu rugi saha nya?

    The best friend,
    AA GARUT

    http://inohonggarut.blogspot.com

  3. setelah di baca dan di cermati….
    frank sangat setuju dengan dua komentar di atas hehehe
    jadi g akan ngasih kata-kata lg,soalnya dah jelas hehehe

    ngiring ngalangkung kang….

  4. Sekar

    Kalau saya sih menyoroti pemerintahnnya yang kurang care terhadap masyarakatnya. Mau dibawa kemana sih kita ini? bilim dong aturan yang jelas yang menguntungkan masyarakat kecil jangan memperkaya kaum elite.

  5. # To ricohsanusi:
    Iya saya setuju, masalahnya si operatornya sendiri yang mengakui adanya kongkalikong dengan semua operator untuk menentukan tarif tsb. Ah itu mah sudah terjadi, katanya akhir Januari tarif sms akan turun kurang lebih 15%, tapi blom ada tanda2 yah…

    # To Aa Garut:
    Betul sekali kang, saya tau orang-orang yang bikin animasi buat orang barat itu ternyata kebanyakan dari Indonesia, mereka diperhatikan di sana, ketimbang di negeri sendiri. Ini pemerintah salah satunya yang menentukan nasib kita, selain kita juga berusaha.

    # To Frank:
    Mangga…

    # To Sekar:
    Setuju, tapi kita juga jangan tinggal diam mba/neng.

  6. Ternyata setelah update berita terbaru nih, tarif sms akan tetap.. yang berubah adalah tarif interkoneksi (tarif antar provider/operator) yang turun dari 20% hingga 40%… dan penurunan ini sekali lagi tidak berlaku untuk tarif sms maupun tarif sesama operator…..

  7. # To Lukas:
    Saya malah blom tau berita terbarunya, thx for share info nya. Eh tapi belum jelas kan berapa persen kepastian persentasenya?

    # To spypark.reborn:
    Buka mata! 😀

  8. kebanyakan masyarakat indonesia itu klo dilihat, sangat konsumtif dengan produk-produk teknologi. ini kenapa bangsa indonesia belum maju dalam segi pengelolaan dan produksi teknologi.

    klo dibandingkan dengan jepang, yang teknologi hp nya gadget, indonesia ibarat bayi yang merangkak dalam hal perkembangan. makanya, biasakan/budayakan kreativitas pada bangsa ini. agar bangsa kita tidak dijadikan junk teknologi oleh negara-negara lain, krn budaya bangsa kita yg tak jauh dr konsumtif.

  9. Salam hangat,
    Perkembangan teknologi sangat baik tapi jangan menjadikan teknologi sebagai dewa baru yang mengeliminasi rasa humanis penciptanya, teknologi penting dan Agama bisa melembutkan kesombongan dengan improvisasi akal dengan makhluk namanya teknologi.
    the best friend,
    Ahmad kurnia Elqorni
    http://elqorni.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s