BBM Naik Lagi

Hampir setiap hari berita rencana kenaikan BBM dibahas, baik itu pengaruhnya, antisipasinya ataupun penolakannya yang berbentuk demo dan yang lainnya. Bagi pemerintah ini merupakan dilema seperti makan buah simalakama, jika tidak dinaikkan maka APBN tidak bisa ditolong lagi dan jika dinaikkan maka akan menyengsarakan rakyat, toh akhirnya memilih untuk menaikan BBM, dengan alasan memindahkan uang dari orang kaya ke orang miskin katanya. Pemerintah telah mengantisipasi kenaikan BBM ini dengan memberikan BLT (Bantuan Langsung Tunai) senilai kurang lebih 100 ribu dan minyak goreng, tetapi banyak kepala daerah bahkan masyarakat sendiri yang menolak BLT ini. Bagi mereka lebih baik tidak dapat BLT daripada BBM naik.

Banyak para ekonom dan para pakar plitik yang mengatakan jangan bergesa gesa menaikkan BBM ini, menurut mereka masih banyak alternatif yang lain yang bisa pemerintah lakukan. Mereka takut kenaikan BBM ini hanya menjadi pendapatan lebih para elit politik di pemerintahan.

Beberapa pengaruh yang muncul akibat kenaikan BBM ini:

  • Pengangguran naik 39%.
  • Tingkat kriminalitas tinggi.
  • Daya beli masyarakat akan kurang.
  • Semakin jauh jurang pemisah si kaya dan si miskin.
  • Orang miskin akan berkurang, bukan karena ada BLT tetapi status miskinnya berubah menjadi melarat alias sangat miskin.
  • Orang stress akan meningkat.
  • Para nelayan akan sulit melaut, sehingga harga ikan laut mahal.
  • Dan banyak lagi yang lainnya.

Sebelumnya pada bulan maret, pajak kendaraan naik sekian persen. Kita tunggu saja kenaikan listrik, pajak bumi dan bangunan, pajak usaha, dan pajak penghasilan. Ini merupakan tantangan bagi mereka yang tinggal di Indonesia.

Dengan semangat 100 tahun kebangkitan nasional, semoga masih ada orang-orang yang masih mementingkan rakyat, tidak bertengkar hanya memperebutkan golongan atau jabatan. Apakah kita tidak malu jika Budi Utomo masih hidup dan melihat Indonesia masa kini?

Dulu kita bisa melawan ketika di jajah oleh Belanda dan Jepang, tapi sekarang ketika dijajah oleh bangsa sendiri dengan kenaikan BBM, harga bahan pokok naik, kebijakan-kebijakan yang kurang memihak rakyat. Apa yang kita perbuat?

Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya(pemimpin yang berada di jalan Allah). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari.” (Q.S Al A’Raaf 7:3-4)

by Supono.warga.neraga.republik.mimpi.

Iklan

11 comments on “BBM Naik Lagi

  1. mmm……emank susah pon……!!!!!

    ibaratna urang teh geus d ujung tanduk…….

    …….geus teu bisa kman2 deui…….heu……..

    ……rek kabur teu bisa rek nolak g teu bisa…….

    ……emank mun nepi k naek efek na bakalan gd pisan heu…..!!!

    ahhhhhhhhhhhhh…….lieur…………………

    siap narima sagalana heu……siapkan mental…..siapkan moral……..

    heueueueueu……..

  2. Pffuuuhh…. nasib wong cilik… selain demo yang belum juga ditanggapi sama pak presiden, kita bisa apa lagi ya…..

  3. Mudah2an pemimpin ke depan, muncul dari kalangan orang yang hidup dari kalangan menengah, yang peka terhadap suatu masalah. Sehingga rakyat kecil tidak menjadi imbas dari pergolakan “langkanya” BBM dunia, yang harusnya diderita para manusia-manusia tingkat atas..

    bagi yang sering makan warteg, perkedel rata2 sekarang @Rp.1000, jadi waspadalah, ketika warteg sudah tak bersahabat lagi dengan “kata” murah, banyak dan kenyang..

    hehe

    K

  4. # To gajah_bengkaks:
    Selemah-lemahnya iman adalah mendoakan, tetapi kan kita masih punya usaha lain. Silahkan pikirkan!

    # To Dion:
    Kita bisa, minimal berkontribusi dalam hal lain. Misalnya dengan bekerja yang serius, tidak boros BBM. Ga nyambung yah he he…
    Bagi saya mah hanya Allah saja penolong.

    # To Mr. K:
    Ga menjamin seorang pemimpin yang diangkat dari kalangan menengah akan peka terhadap permasalahan yang timbul. Yang menjamin seorang pemimpin itu adalah dia yang Sidiq – Amanah – Fatonah – Tablig.
    Isya Allah kita yang akan menggantikan mereka2.

  5. mun baheula naekna ngan saukur rp. 100/liter plg banter, na ari ayeuna sok sasangkleng jeung mineng naekna.

    Ooh… indonesiaku!
    kapankah kau jaya
    Jadi macan Asia

    Tanpa hiruk pikuk BBM, tanpa naiknya harga-harga
    biar kau bikin hatiku lega

    bagaikan hidup didalam surga

    tanpa tangis dan airmata
    juga gas airmata
    dan tak lagi harus puasa

    juga naek sepeda

    do’a ayah dan bunda
    menerangi dunia
    menerangi hati yang sedang duka

    suka-duka tetap bersama

    sorry kang agak ngelantur nich

  6. BBM naik baguslah 😀

    Akirnya pemerintah berani juga naikin BBM dengan berbagai resiko untuk warga negara indonesia walaupun banyak yang demo kenaikan BBM tetp pemerintah tidak bakalan nurunin harga BBM soalnya BBM kalo udah dinaikan ga bakalan diturunin..

    Naikjuga susah apalagi turun (berat UY :D)

  7. # To didinsadidin:
    Berjuang terus kang, lawan tirani penjajahan oleh bangsa sendiri, kita adalah negara kaya, bukan hanya kaya oleh para koruptor saja.

    # To alief:
    Saya segera meluncur.

    # To Rifa Nizar:
    Mungkin itu adalah jalan terburuk atau terbaik yang ditempuh pemerintah. Toh mungkin pemerintah juga sudah memikirkan matang-matang dan membuat beberapa antisipasinya.

    # To Ny@mbi:
    Tuh kan ada hikmahnya BBM naik 😀

  8. Tuch,…..bapak2. BBM sudah lama naik kondisi masyarakat kite tidak ada yang berubah lebih kesusahan/miskin. Semua dapat rezeki, industri otomotif baik mobil maupun motor laris terjual kaya jual kacang goreng. Kalau BBM enggak jadi naik enak doong …. pejabat2 dan pihak swasta yang punya industri pakai BBM dengan subsidi, sama aja bayar karyawan pakai uang negara.
    Pengaruhnya industri2 yang tadinya pakai BBM sebagai suply energinya sekarang banyak lho….yang beralih ke PLN, ini tambah tragis lagi karena harga jauh lebih murah dibawah BBM. Cukong2 yang main di industri tambah untung dan tambah kaya karena sama aja bayar karyawan gratis (subsidi PLN). Bagusnya sich………………… dibedakan baik mengenai BBM dan PLN yang untuk masayarakat atau untuk industri. Yach satu berbanding lima gitu lho…………….harganya. Silahkan pihak BBM dan PLN sebagai power suply dinaikkan 150% tapi hanya untuk industri dan untuk kalangan yang bermobil seharga 150 juta keatas misalnya. Setuju rekan-rekan……………………….shiiplah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s