Pengaruh Televisi!

Media meruapakan salah satu tempat kita mendapatkan informasi, apapun media tersebut, baik itu televisi, internet, radio, surat kabar dan banyak lagi yang lainnya. Secara perlahan-lahan kita tidak sadar generasi bangsa kita telah dibimbing dengan apa yang mereka lihat dan mereka dengar (misalnya televisi atau internet). Media yang paling berperan dan dominan untuk sekarang ini adalah televisi, dimana hampir setiap rumah mempunyai media yang satu ini, bahkan untuk kalangan tertentu mereka menyediakan televisi ini di masing-masing kamar anaknya.

Coba sekarang tanyakan kepada anak kita atau adik kita yang masih kecil, “Tau doraemon, shican, spongebob atau sejenisnya?“, pasti mereka akan menyahut “TAU“. “Pengen jadi apa sesudah besar?“, ga jauh jawabannya “Jadi Artis, Pemain Sinetron, Penyanyi dll“, kemudain suruh dia nyanyikan lagu yang dia tahu, pasti ga jauh lagu-lagu seperti “Nidji, Peterpan, dan sejenisnya“, bacaan mereka pun ga jauh dari buku komik dan majalah-majalah. Jawaban-jawaban tersebut sangat masuk akal, karena sebagian besar waktu mereka dihabiskan dengan nonton TV setelah pulang dari sekolah. Dengan semakin sempitnya lahan tempat bermain terutama di perkotaan adalah alasan utama mereka memilih tinggal di rumah dan nonton TV.

Sekarang tanyakan lagi, “Tau Abu Bakar, Umar, dan sahabat nabi“, sebagian besar menjawab “Ga tau“, kemudian seberapa banyak anak-anak yang cita-cita nya ingin mengabdikan kepada bangsa dan agama? yang bukan hanya mencari popularitas dan ketenaran.

Bagi orang tua, jangan menyalahkan anak, tetapi lihatlah apakah orang tua sudah membimbing sebagian besar waktunya untuk memberikan nutrisi otak anaknya untuk hal-hal yang positif. Sebagian besar otak anak bangsa sudah diracuni oleh sinetron yang kurang mendidik, media menjaringan bakat, berita kriminalitas, bahasa-bahasa gaul, gaya-gaya artis, sampai menirukannya. Menurut penelitian, di tontonan televisi di Indonesia yang bersifat mendidik hanya 7% dari kurang lebih 10 televisi swasta.

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S. At Tahrim 6: 66)

Iklan

4 pemikiran pada “Pengaruh Televisi!

  1. setuju, ortu memang punya peran besar thdp hal ini

    terkadang miris juga melihat ortu kecanduan sinetron tetapi pada saat bersamaan melarang anak nonton TV, ya larangannya nggak akan mempan … wong anak selalu mencontoh perilaku ortu

  2. makanya di runah jangan ada TV aja, kalau mau nonton TV ikut aja ketetangga hehehhe

    biar ga tiap waktu nontonya hehehe
    selamat mencoba, pasti mempan tuh buat anak2 suapaya ga nonton TV hehehhe

    masih keneh emut ka frank kang? hehehe

    Masih kang, orang garut selatan thea kan he he…

  3. Industri pertelevisian sangat menghibur tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiii sangat mengganggu, contohnya dari mulai bangun tidur matanya melototin TV lg makan, pake baju, nyiapin buku sekolah, ngga pernah peduliin pelajaran melotooooot terus ke TV sampai sampai waktu sisa bermain pun dihabiskan untuk melototin TV bagaimana generasi bangsa ini, ga ada ngedidiknya, ga ada nilai positifnya. 😦 😦 😦 😦 😦 😦 😦 parah parah parah parah parah parah parah parah parah parah parah.

    Tergantung management rumah kayanya. Penjadwalan yang dan pendidikan baik akan membuat anggota keluarga akan disiplain dan akan mengetahui kapan dan apa yang harus ditonton.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s