Pindahan Rumah (Tips)

Pindahan Barang
Pindahan Barang

Memidahkan barang dari satu tempat ke tempat lain (satu kost ke kost lain, satu kost ke rumah lain, atau satu rumah ke rumah lain) tidaklah semudah yang dibayangkan. Berbagai persiapan harus dilakukan, mulai dari mengepak barang, mempersiapkan tempat barang tersebut, waktu yang tepat untuk memindahkan barang, nyari angkutan yang sesuai dengan jumlah barang dan budget kita. Saya sedikit share tentang tips memidahkan barang-barang berdasarkan penglaman sendiri (asalnya tempat kost ke rumah kontrakan) yang mungkin bermanfaat bagi yang mau pindahan. Sebagai catatan, barang saya berjumlah 1 mobil bak terbuka dan 4 motor (ga tau barang-barang dari mana, dan tiba2 banyak gini 😀 ). Ok kita mulai…

  • Beli tempat untuk mengepak barang-barang atau gunakan yang ada. Misalnya membeli dus bekas, atau menggunakan yang ada seperti koper untuk memasukan barang-barang, lebih baik kalau barang tersebut masih ada dusnya ya masukan aja ke situ.
  • Berikan label di setiap dus. Hal spele mungkin bisa berakibat fatal, sebisa mungkin berikan label disetiap barang yang kita kemas, tujuannya agar ketika sampai tujuan, barang apa aja yang duluan kita rapihkan akan lebih mudah. Selain itu jika kita menggunakan jasa angkutan barang, si mamang-mamang tukang angkutan akan tau jika di barang terebut boleh di tumpuk atau tidak.
  • Kelompokan barang berdasarkan jenisnya. Ada baiknya barang dikelompokan berdasarkan jenisnya, seperti satu dus baju semua, barang pecah belah semua, surat-surat penting semua dan seterusnya.
  • Manfaatkan teman sekitar. Kalau barang-barang yang akan dipindahkan banyak, tidak ada salahnya memanfaatkan temen dekat dari pada harus bayar mamang-mamang kan? Ingat kita ada dua kerjaan, pertama mengemas dan menaikan ke kendaraan, yang kedua menurunkan dan memasukan ke tempat baru. Terima kasih buat Komeng dan Riki atas bantuannya hehehe…
  • Cari angkutan di tempat sepi. Pengalaman saya, ketika nyari mobil angkutan di tempat umum khusus tempat mangkal mobil angkutan barang, mereka pada udah janjian gitu, harganya sama dan sama mahal. Saya survey di daerah diaptiukur itu harganya dua kali lipat dengan harga yang saya dapet di daerah gunung batu. Jadi cari mobil angkutan di tempat2 sepi aja.
  • Ada yang mengikuti. Jika mobil angkutan kita bak terbuka dan pendek, sebaiknya ada yang mengikuti dari belakang atau ada orang yang duduk di belakang mobil. Berdasarkan pengalaman di beberapa lampu merah itu ada orang yang iseng ambil barang kita dari belakang tanpa sepengetahuan pemiliknya yang duduk di depan.
  • Komunikasi sama supir. Ga ada salahnya kalau kita ikut mobil angkutan tersebut ngobrollah dengan mamang-mamang supirnya, pengalaman saya sendiri ternyata dia bisa lebih murah, ngebantuin sampai meletakan ke rumah dan menawarkan barang-barang lain yang keliatan belum ada di rumah hahahaha (otak bisnis oge si mamang).

Itu aja share nya, semoga bermanfaat (pengalaman pribadi 15.12.13) thanks for Komeng, Riki and Kasim (car driver)

Iklan

Satu pemikiran pada “Pindahan Rumah (Tips)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s